Tubuh itu masih mematung
Di samping makam bisu itu
Mata itu masih terkunci
Menatap nisan yang mencatat nama itu
Nama yang masih tergembok rapi
Dalam lemari hati
Entah di mana kunci itu
Kunci yang akan membuka gembok
Kunci yang akan melepaskan semuanya
Lepaskan duka...
Lepaskan sedih...
Agar tubuh itu tak lagi mematung
Agar mata itu tak lagi terkunci
Agar hati itu hidup lagi